PEMBUATAN NITROSELULOSA DARI BERBAGAI PULP LARUT KOMERSIAL SEBAGAI BAHAN BAKU PROPELAN

Frederikus Tunjung Seta(1*), Susi Sugesty(2), Teddy Kardiansyah(3)
(1) Balai Besar Pulp dan Kertas
(2) Balai Besar Pulp dan Kertas
(3) Balai Besar Pulp dan Kertas
(*) Corresponding Author
DOI: http://dx.doi.org/10.25269/jsel.v4i02.85

Abstract

One effort to overcome the limited cotton is the use of dissolving pulp or rayon pulp with high α-cellulose content. The aim of this research is to study the nitration process of cellulose from various commercial dissolved pulp into nitrocellulose, which is a material for Propellant Nitro Cellulose (PNC). The most important parameter in the preparation of propellant is nitrogen level, which should be higher than 12,75%. The dissolving pulps from softwood sulfite process (A), hardwood kraft process (B), and hardwood sulfite process (C) were pre-treated before nitration process, namely ball mill, willey mill, and blender. Nitrocellulose was made using two types of formulas, which were formula one (HNO3:HNO3 Fumming:H2SO4 = 1:3:12) and formula two  (HNO3:HNO3 Fumming:H2SO4 = 1:1.25:4). The results showed that the preparation of nitrocellulose from dissolving pulp A using blender pretreatment and formula two provided the highest nitrogen level (14.05%). The burn test of nitrocellulose met the smokeless specifications. Furthermore, the functional groups test by FTIR showed the presence of nitro group.

Keywords: dissolving pulp, nitrocellulose, propellant, nitrogen content, nitration process

 

 

ABSTRAK

 

Salah satu upaya untuk mengatasi ketersediaan kapas yang terbatas adalah dengan menggunakan pulp larut atau pulp rayon yaitu pulp dengan kandungan α-selulosa yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari formula dan bahan baku yang paling baik untuk pembuatan nitroselulosa sebagai bahan Propellant Nitro Cellulose (PNC) dengan menggunakan berbagai jenis pulp larut komersial. Parameter yang terpenting dalam pembuatan propelan adalah kadar nitrogen harus lebih dari 12,75%. Sebelum proses nitrasi, dilakukan beberapa cara perlakuan awal yaitu menggunakan ballmill, willeymill, dan blender terhadap pulp larut dari jenis kayujarum proses sulfit (A), kayudaun proses kraft (B), dan kayudaun proses sulfit (C). Nitroselulosa dibuat menggunakan dua jenis formula yaitu formula 1 (HNO3:HNO3  Fumming:H2SO4= 1:3:12) dan formula 2 (HNO3:HNO3 Fumming:H2SO4= 1:1,25:4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuatan nitroselulosa dari pulp larut A dengan perlakuan awal blender dan menggunakan formula 2 memberikan kadar nitrogen yang paling besar yaitu sekitar 14,05%. Sedangkan uji nyala nitroselulosa memenuhi spesifikasi smokeless dan uji gugus fungsi dengan FTIR menunjukkan adanya gugus nitro.

Kata kunci: pulp larut, nitroselulosa, propelan, kadar nitrogen, proses nitrasi

Full Text:

PDF

Article Metrics


Abstract view : 131 times
PDF view : 173 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2014 JURNAL SELULOSA
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.