PROSES PEMBUATAN SERAT SELULOSA BERUKURAN NANO SISAL (Agave sisalana) DAN BAMBU BETUNG (Dendrocalamus asper)

Subyakto .(1*), Euis Hermiati(2), Dede Heri Yuli Yanto(3), Fitria .(4), Ismail Budiman(5), Ismadi .(6), Nanang Masruchin(7), Bambang Subiyanto(8)
(1) 
(2) 
(3) 
(4) 
(5) 
(6) 
(7) 
(8) 
(*) Corresponding Author
DOI: http://dx.doi.org/10.25269/jsel.v44i02.133

Abstract

Lignocellulosic natural fibers originated from renewable resources such as wood and non wood (bamboo, sisal, kenaf, ramie, abaca, coconut coir, etc.) are abundantly available on the earth. These fibers can be processed further into nano size cellulose microfibrils which have diameter less than 100 nm. Nanofibers have unique characteristics such as very high strength, large surface to volume ratio and high porous mesh. So nanofibers are very promising materials to be use in composites, automotive, plup and paper, electronics, and other industries . Many methods have been developed to produce nanofibers from wood or non wood resources , basically how to fibrillate the fibers into nano size. Mostly they uses mechanical treatments using refiner, grinder, high pressure homogenizer, or other methods such as using ultrasonic or enzymatic. In this research, development process to produce cellulose nanofibers from sisal (Agave sisalana), betung bamboo (Dendrocalamus asper) was tried, Fibers were processed to produce pulps. The pulps were processed using a stone refiner for several times. The resulted fibers were further processed in a mixer (ultra turrax) for 2 hours at speed of 24000 rpm. Fibers were observed with a Scanning Electon Miscroscope (SEM) to make sure that the diameter size was reached to nano size. Other process are treated fibers with disc refiner and processed further in high pressure homogenizer was also done. Result shown that using the above processes, nano size fibers wuth diameter less tha 100 nm could be produced. For the next research other method to pruduce nanofibers such as using ultrasonic will be conducted. Research on the utilization of nanofibers as reinforcement of composites for automotive components is going on.

Keywords : nanofibers, celluloce, sisal, bamboo, mechanical treatments


INTISARI

Lignoselulosa yang berasal dari kayu dan nonkayu (bamboo, sisal, kenaf, rami, abaka, sabut kelapa, dan lain-lain) merupakan bahan yang sangat melimpah keberadaannya di muka bumi. Bahan serat ini dapat diproses lebih lanjut menjadi mikrofibril selulosa yang mempunyai diameter kurang dari 100 nm. Serat nano mempunyai sifat-sifat yang khas seperti sangat kuat , rasio permukaan terhadap volume yang besar dan sangat porous. Sifap sifap tersebut membuat serat nano merupakan bahan yang sangat menjanjikan untuk industry komposit, bahan otomotif, pulp dan kertas, elektronik, dan industry lainnya. Banyak metoda telah dikembangkan untuk memperoleh serat nano dari bahan kayu maupun nonkayu, yang pada prinsipnya adalah bagaimana menguraikan serat menjadi ukuran nano. Kebanyakan metoda yang digunakan adalah perlakuan mekanik seperti menggunakan refiner, grinder, high pressure homogenizer; gelombang ultasonik; atau metoda lain menggunakan enzim. Pada penelitian ini digunakan serat dari daun sisal (Agave sisalana) dan batang bamboo (Dendrocalamus asper). Setelah proses pluping, pulp sisal atau bamboo kemudian difibrilasi dengan stone refiner. Selanjutnya, diproses lanjut menggunakan ultra turax selaman 2 jam pada kecepatan 24000 rpm. Serat yang dihasilkan dimati dengan Scanning Electron Microscope (SEM) untuk mengetahui diameter serat sudah berukuran nano. Disamping digunakan juga disc refiner dilanjutkan dengan high pressure homogenizer untuk proses fiblirasi. Dari proses ini telah berhasil diperoleh ukuran serat bambu dan serat sisal dengan diameter lebih kecil dari 100 nm. Untuk penelitian selanjutnya akan digunakan teknik ultrasonic untuk proses fibrilasi serat. Penelitian nanofiber sebagai penguat komposit untuk aplikasi komponen otomotif sedang dilakukan.

Kata kunci: serat nano, selulosa, sisal, bambu, pengolah mekanik.

Full Text:

PDF

Article Metrics


Abstract view : 1130 times
PDF view : 315 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JURNAL SELULOSA
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.