TINGKAT TOKSISITAS AKUT AIR LIMBAH PROSES PEMUTIHAN PULP HASIL PENGOLAHAN BIOLOGI

Krisna Adhitya W(1*), Rina S. Soetopo(2)
(1) 
(2) 
(*) Corresponding Author

Abstract

Pulp bleaching process effluent could make problem to environment. AOX which has toxic, bioaccumulate, carcinogen, and persistent characteristic is specific pollutant from bleaching efluent. The toxicity test used three kinds of wastewater samples, which were from bleaching process, Up Flow Anaerobic Sludge Blanket (UASB) effluent and combined biological treatment ( UASB + activated sludge) effluent. The results showed that UASB treatment could remove AOX and COD concentration up to 44% and 59% respectively, and combined biological treatment (UASB + activated sludge treatment) remove AOX and COD concentration up to 73% and 89% respectively. Biological treatment could reduce toxicity level of bleaching effluent by EC 50 value for bleaching wastewater at range of 1,05 – 1,38 ppm (AOX concentration), EC 50 value for UASB effluent at range of 3,77-4,98 ppm and after UASB+activated sludge treatment, wastewater showed practically non-toxic characteristic.

Key words: bleaching wastewater, AOX, UASB, activated sludge, Daphnia magna

 

INTISARI

Tahap pemutihan pulp dapat menghasilkan air limbah yang menyebabkan permasalahan bagi lingkungan. AOX merupakan polutan spesifik yang berasal dari air limbah proses pemutihan pulp, yang mempunyai karakteristik beracun, bioakumulatif, karsinogen, dan persisten. Kombinasi pengolahan biologi anaerob dan aerob diharapkan dapat menurunkan nilai AOX dan mengurangi kadar toksisitas dalam air limbah. Uji toksisitas menggunakan tiga sampel air limbah, yaitu air limbah proses pemutihan sebelum pengolahan, air limbah proses pemutihan yang telah diolah secara anaerob menggunakan Up Flow Anaerobic Sludge Blanket (UASB) dan juga air limbah yang telah diolah secara anaerob (UASB) yang kemudian dilanjutkan dengan pengolahan biologi secara aerob (lumpur aktif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan UASB dapat mereduksi AOX dan COD dari air limbah pemutihan sebesar 44% dan 59% sementara kombinasi pengolahan biologi (UASB+Lumpur aktif) dapat mereduksi AOX dan COD hingga 73% serta 89%. Selain itu pengolahan biologi dapat menurunkan tingkat toksisitas air limbah pemutihan dengan Nilai EC 50 dari air limbah pemutihan sebelum pengolahan berada pada kisaran konsentrasi AOX 1,05 – 1,38 ppm. EC 50 dari air limbah pemutihan setelah pengolahan dengan UASB berada pada kisaran konsentrasi AOX 3,77-4,98 ppm dan setelah pengolahan dengan UASB+lumpur aktif, air limbah menunjukkan efek tidak toksik pada Daphnia magna.

Kata kunci: air limbah pemutihan, AOX, UASB, lumpur aktif, Daphnia magna

Full Text:

PDF

Article Metrics


Abstract view : 67 times
PDF view : 284 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2010 JURNAL SELULOSA
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.